Perbedaan OpenCL dan CUDA Pada Video Card ( VGA )

Info

 Ceriakan Harimu Dengan Senyuman.

Perbedaan CUDA dan OpenCL pada Video Card ( VGA )

Perbedaan CUDA dan OpenCL pada Video Card

 

Perbedaan CUDA dan OpenCL pada Video Card. Bagi Anda yang berprofesi sebagai Editing Video. Anda harus benar-benar tahu apa Perbedaan CUDA dan OpenCL pada Video Card. Karena berpengaruh terhadap proses Rendering ketika Anda selesai mengedit video.


Bagi Anda yang tidak tahu apa itu Rendering ? Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah di masukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan di terjemahkan dalam sebuah bentuk output ( tampilan akhir pada model dan animasi )


Lalu apa Perbedaan CUDA dan OpenCL pada Video Card ? Keduanya sama-sama di peruntukan bagi akselerasi aplikasi. Memberikan sebagian tugas CPU dan di berikan ke GPU / VGA.
Dari data tahun 2011. Teknologi CUDA Nvidia memiliki pemasaran lebih baik. Pengembangan software hanya mendukung di satu paket saja dan ekslusif untuk GPU Nvidia. Teknologi OpenCL tidak memiliki marketing yang baik, dan awalnya belum terlihat. Tapi standar OpenCL adalah standar terbuka yang bisa di pakai oleh software dan hardware. Semua hardware dan software boleh memanfaatkan. Keuntungan dari OpenCL memiliki pendukung lebih banyak.


Sebelum melangkah dalam bentuk seperti apa penggunaan OpenCL vs CUDA.
Hardware yang di butuhkan untuk OpenCL dan CUDA adalah VGA. Saat ini ada 3 produsen VGA dari Nvidia, AMD dan Intel. Software yang di butuhkan hanya aplikasi yang mendukung OpenCL dan CUDA, misalnya software Adobe Photoshop atau Sony Vegas Pro. Software lainnya tidak ada, karena sudah termasuk dalam driver VGA ketika di install ke komputer. Yang perlu di ketahui, OpenCL adalah AMD dan Intel. Sedangkan CUDA hanya di dukung oleh Nvidia.


Mana yang dipilih, OpenCL atau CUDA

  • Saat ini mungkin OpenCL lebih baik, tapi kedepan sama saja. CUDA masih terbatas bagi produk Nvidia saja. Bila pemilik Nvidia ingin mengunakan fitur OpenCL, masih bisa memanfaatkan OpenCL misalnya melalui tool PyCUDA
  • Dari AMD ATI sudah pasti mendukung OpenCL
  • Dari Intel. Maret 2013 lalu sudah mendukung teknologi OpenCL 1.2 untuk generasi procesor ke 3 Ivy Bridge dan ke 4 Haswell. Intel ikut mengembangkan OpenCL bersama internal GPU. Mungkin sekarang OpenCL sudah berkembang pesat

Mana yang lebih baik, tidak terlalu penting. Pengguna hardware dan software hanya membutuhkan perangkat untuk akeselerasi (mempercepat). Selama proses GPU bisa membantu CPU, dan mempercepat kinerja aplikasi berat. Sistem apapun yang di pakai akan sama baik. Sekarang banyak procesor sudah di buat dengan GPGPU/internal graphic procesor atau komputer dengan tambahan ekternal VGA yang lebih kuat. Keduanya bisa memanfaatkan teknologi OpenCL.


Apakah semua hardware VGA bisa memanfaatkan sistem OpenCL

Ada batasannya. Tidak semua VGA dan internal VGA bisa menjalankan OpenCL. Adobe Premiere Pro CC membatasi sampai seri Radeon HD 6000 keatas. Sony Vegas Pro dapat memanfaatkan Radeon HD 5000 keatas.
Hal lain dari dukungan driver VGA masing masing produsen. Sony Vegas Pro dapat memanfaatkan fitur CUDA untuk versi driver 270 atau lebih tinggi. Dengan batas minimum seri VGA GTX 4xx keatas dan GT 2xx keatas, atau Quadro GPU 600 keatas.

 

Untuk AMD Radeon dengan OpenCL harus menggunakan driver Catalyst versi 11.7 atau lebih tinggi, dan minimal VGA tipe Radeon HD 5xxx sampai FirePro GPU. Tergantung dari software, bila mengijinkan penggunaan VGA untuk proses. Akan di masukan dalam daftar model chip apa saja yang akan membantu proses gambar. Bila hardware computer di buat tahun 2011, besar kemungkinan dapat di gunakan untuk proses OpenCL.


Mengapa OpenCL lebih cepat untuk mengolah data

Tanpa OpenCL
Bila proses video atau gambar menggunakan procesor 4 core dari CPU, maka hanya 4 core procesor saja yang bekerja untuk aplikasi. Walau procesor sangat cepat mencapai 3Ghz, tetapi jumlah core procesor sangat sedikit. Kalkulasi rumit atau sederhana aplikasi yang di olah harus antri di 4 core procesor.

 

Dengan OpenCL.
VGA/GPU dengan 300 stream processor (SP) dapat membantu procesor. Bayangkan saja 300 core VGA + 4 core dari CPU bekerja sama. Walau kecepatan clock speed dalam GPU / VGA lebih lambat sekitar 1Ghz di banding kecepatan CPU sampai 3Ghz lebih. Jumlah procesor yang sangat banyak akan meningkatkan kecepatan aplikasi untuk proses data sederhana. Pengolahan render gambar yang sederhana bisa di kerjakan beramai ramai dengan banyaknya unit procesor di VGA.


Bagaimana  mengaktifkan OpenCL

Hanya 3 komponen dari Software dan Hardware

  • Software harus mendukung OpenCL seperti Adobe Photoshop CC, Sony Vegas dan lainnya
  • Software OS biasanya untuk Windows 7 keatas
  • Driver dan perangkat VGA terbaru ( semua driver berbasis Windows terbaru sudah mendukung )

Apakah harus di install software untuk OpenCL

 

  • Jawabnya Tidak.
  • Software memberikan fitur OpenCL langsung di dalamnya. Bisa dilihat dari masing masing versi software, versi berapa yang sudah mendukung OpenCL.
  • Untuk mengaktifkan OpenCL, software akan berkomunikasi dengan driver VGA. Periksa apakah sudah menggunakan driver terbaru yang mendukung OpenCL, dan di aktifkan dari software sendiri.
  • Jadi OpenCL tidak memerlukan software khusus yang di install terpisah, seperti driver Codec video, Driver LAN dan lainnya. Semua sudah tersedia, asalkan Driver VGA dan software yang di pakai sudah mendukung.
  • Apakah Software mengetahui adanya perangkat yang mendukung pengolahan OpenCL dengan CPU+GPU. Bisa, seperti aplikasi Sony Vegas Pro. Bisa tidak, tapi ada informasi dari pembuat software bagaimana mengaktifkan fitur OpenCL.
  • Jadi yang di butuhkan hanya VGA, Processor dan aplikasi yang mendukung OpenCL. Aplikasinya seperti Sony Vegas Pro versi 12, Adobe Photoshop CC atau Adobe Premiere CC yang sudah mendukung.

Yang lain dengan Hardware

  • Ekternal VGA (dipasang di slot VGA computer / VGA ekternal). Misalnya Radeon HD 7770
  • Internal VGA  (GPGPU), seperti procesor Haswell dan Ivy Bridge memiliki internal GPU.

Hardware akan siap sedia untuk membantu proses melalui OpenCL. Ketika OpenCL aktif, maka VGA atau internal VGA menjadi procesor ke dua dalam sebuah computer. Tugasnya membantu pengolahan software, dan akan aktif bekerja ketika diperlukan.

 

Contoh Gambar

 

 

Kiri proses video editing biasa hanya di tangani oleh CPU. GPU/VGA hanya bertugas untuk menampilkan gambar ke monitor, dan tidak membantu proses
Kanan proses video editing akan di tangani oleh CPU dan GPU sebagai CPU ke 2. Bila perangkat software dan hardware mendukung OpenCL.

 

Atau dari internal GPU , seperti ekternal VGA. Bisa memanfaatkan teknologi OpenCL.
Tugas seri dan proses paralel di tangani oleh CPU, sedangkan data paralel yang besar tapi lebih sederhana di tangani oleh GPU.

 

 

Dari sisi Software. Masing masing software dapat memanfaatkan OpenCL berbeda beda. Ada yang di tempatkan sebagian saja ketika software bekerja, atau hanya di tempatkan secara penuh ketika proses akhir saja. Tapi tidak semua proses di lakukan dengan OpenCL, hanya bagian yang membutuhkan saja.


Perbandingan kecepatan side by side rendering video dengan OpenCL dan tanpa OpenCL. Bisa di lihat seberapa cepat waktu rendering dengan GPU+CPU vs CPU Only

 

 

Semoga Bermanfaat :)



http://indonesia-komunitas.com/wp-content/uploads/2017/02/Indonesia-Komunitas-Groups.jpg

"Seseorang yang Berusaha Berguna Bagi Orang Lain"


Komentar

Informasi :

   Jadilah Komentar Anda Yang Pertama (Pertamax). Komentarlah dengan Kata Yang Baik Dan Sopan, Dilarang Menggunakan Kata Kasar Dalam Berkomentar.
   Selalu Berkunjung Di Website Kami :3, Kami Akan Selalu Memberikan Yang Terbaik.
  • Disqus
  • Website
  • Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

[+] Klik Disini Untuk View Emoticon Yang Ada Di Website. Powered By : @Indonesia-Komunitas